Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tugas guru yang ada di seluruh Indonesia. Beban yang sangat berat ini harus dijalani oleh seorang guru. Menjadi seorang guru tidak lah mudah seperti yang kita bayangkan, sebab menjadi seorang guru itu mempunyai tanggung jawab yang sangat besar terhadap perkembangan karakter manusia. Jika guru gagal dalam mendidik anak didiknya, maka generasi bangsa ke depannya tidak akan jelas.

Disamping tugas guru yang sangat berat tersebut, penghasilan guru yang belum menjadi pegawai negeri sipil sangat minim jika digunakan untuk kebutuhan sehari-sehari terutama yang sudah berkeluarga. Mereka dengan ikhlas mengajar anak didik mereka agar tercipta manusia yang tangguh dan bermanfaat bagi nusa, bangsa dan negara. Usaha yang menguntungkan yang harus dijalani seorang guru selain mengajar adalah membuka les private.

Les private bersifat pribadi, dimana kita sebagai guru bi8sa mengajar di rumah bagi orang tua yang berminat menggunakan jasa Anda yang notabene seorang guru. Dengan membuka jasa les private, berarti kita akan mempunyai uang tambahan selain mendapatkan gaji bulanan dari sekolah.

Pekerjaan ini tidak akan mengganggu kegiatan belajar mengajar kita, sebab kegiatan les private dilakukan setelah ham pulang sekolah berakhir. Biasanya les private dilakukan pada waktu sore hari. Ini sangat cocok untuk seorang guru sebab materi yang akan diajarkan sudah dapat kita pahami karena merupakan kegiatan sehari-hari kita dalam melakukan aktivitas belajar mengajar di sekolah.

Les private merupakan usaha yang menguntungkan bagi seorang guru yang menginginkan uang tambahan selain gaji yang di dapatkan dari sekolah. Banyak orang tua yang mencari guru les private untuk membuat anaknya lebih di perhatikan lagi. Orang tua tidak akan melihat berapa jumlah uang yang akan mereka keluarkan, tetapi mereka lebih melihat pendidikan yang terbaik untuk anaknya.

Mereka berpikiran bagaimana supaya anaknya menjadi lebih pintar. Biasanya anak itu jarang nurut terhadap ]orang tua jika dihadapkan dengan materi sekolah. Mereka lebih menurut terhadap guru mereka. Mereka lebih mempercayai guru dibandingkan orang uta sendiri.