Setiap orang tua pasti pernah merasa cemas ketika anaknya yang masih kecil mengalami diare. Terlebih jika anak mereka masih bayi yang baru lahr. Rata-rata bayi selalu BAB setelah mereka makan atau setelah mereka diberi susu atau ASI.

Wajib bagi setiap orang tua untuk menjaga makanan yang mereka konsumsi karena bayi yang mengalami diare memiliki kemungkinan besar terjadi akibat pola makan dari ibunya sendiri. Ada cara mengatasi diare pada anak yang bisa anda jadikan sebagai metode seperti berikut ini.

diare pada anak
diare pada anak

1 . Mengatasi Diare Pada Bayi 1 Bulan

Pada dasarnya, bakteri yang bisa menimbulkan diare pada bayi yang baru berumur 1 bulan lebih ialah bakteri Shigella, Salmonella, Staphylococcus, E. Coli serta Campylobacter. Gejala tersebut bahkan tidak hanya sekedar diare dengan frekuensi buang air besar yang selalu berulang – ulang, akan tetapi juga perut kembung, sering buang angin, kram darah di dalam tinja dan juga bisa disertai muntah. Jika bayi anda mengalami muntah-muntah, usahakanlah untuk terus memberikan mereka ASI atau susu formula bayi dari merk atau produk terbaik.

2 . . Mengatasi Diare Pada Bayi 1 Tahun

Untuk anak yang baru berumur 1 tahun anda bisa menangani dengan memberikan mereka air larutan garam dan juga larutan garam tajin. Caranya mudah sekali, anda cuman perlu menyediakan 1 sendok teh gula pasir, ¼ sendok teh garam dapur dan juga satu gelas air panas. Aduklah bahan – bahan yang telah disediakan tersebut dan setelah itu anda bisa langsung siap untuk diminumkan ke penderita. selain itu penting juga untuk memperhatikan faktor-faktor kebersihan makanan dan juga minuman, seperti dengan memastikan makanan anda ditutup atau di tempat yang tertutup ketika di simpan.

Dua poin cara mengatasi diet pada anak yang telah saya paparkan di atas dapat anda jadikan sebagai suatu pertimbangan agar si kecil bisa terhindar dari diare. Anda pun bisa juga mengatasinya dengan datang ke pusat – pusat atau layanan kesehatan terdekat untuk memeriksakan mereka.