Bagi setiap perempuan yang sudah memasuki masa pubertas, tentunya akan mengalami yang namanya menstruasi. Namun bagaimana rasa sakit saat menstruasi ini bisa menyebabkan anda tidak bisa beranjak sama sekali dari kasur, maka sebaiknya anda segera tindak lanjuti agar tidak merembet ke hal yang lebih parah.

Sakit saat menstruasi (dismenore) ini sendiri merupakan salah satu kondisi normal yang hampir pasti terjadi pada wanita setiap bulannya. Yang mana kondisi ini terjadi pada saat rahim berkontraksi untuk meluruhkan lapisannya yang telah menebal. Nah lapisan yang menebal ini sendiri, tadinya dipersiapkan sebagai tempat untuk menempelnya sel telur yang telah dibuahi.

Namun karena pembuahan tidak terjadi, maka tubuh pun akan menurunkan kadar hormon progesteronnya. Dengan demikian hal ini bisa membuat lapisan rahim perlahan meluruh dan keluar dalam bentuk darah, yang kemudian hal ini disebut dengan menstruasi.

Hasil gambar untuk sakit saat menstruasi femometer

Dan bersamaan dengan rahim yang berkontraksi dan meluruh, tubuh juga melepaskan hormon prostaglandin. Nah, hormon prostaglandin inilah yang dapat menjadi salah satu pemicu rasa sakit dan peradangan pada saat menstruasi. 

Umumnya, nyeri haid atau rasa sakit saat menstruasi ini bisa terjadi pada wanita yang berusia di bawah 20 tahun, perokok aktif, punya riwayat keluarga dengan dismenore, mengalami pubertas dini, menstruasi yg cukup berat dalam artian aliran darahnya begitu deras dan berlangsung sangat lama. 

Adapun berbagai tanda dan gejala dari sakit saat menstruasi yang normal ini adalah sebagai berikut :

  • Kram
  • Nyeri perut bagian bawah
  • Nyeri pada area punggung bawah
  • Paha dalam terasa ditarik
  • Diare
  • Mual
  • Muntah
  • Sakit kepala
  • Pusing

Nah setelah anda mengetahui berbagai gejala atau tanda dari rasa sakit saat menstruasi ini, maka sejatinya bisa diminimalisir dengan menggunakan Ovutest dari Femometer. Yang mana Ovutest Femometer ini merupakan salah satu alat yang bisa membantu dalam hal mengecek kalender kesuburan pada wanita. Dan untuk menghubungkan dengan alat Femometernya sendiri, anda hanya perlu mengunduh aplikasi Femometer, di Appstore ataupun Google Play pada smartphone yang anda miliki.