Setidaknya terdapat 18 korban yang tewas setelah sebuah bus yang membawa anak-anak sekolah dan guru mereka dalam sebuah acara piknik hanyut, demikian dikutip dari Al Jazeera oleh matamatapolitik.com untuk rubrik berita Timur Tengah. Musibah itu terjadi ketika hujan menyapu sekelompok guru dan siswa yang mengunjungi Laut Mati dan melakukan tur. Sebagian besar korban adalah anak-anak, tewas ketika hujan deras menyapu dan menyeret bus yang mereka tumpangi hingga ke lembah. Menurut saksi mata, saat itu bus sedang bergerak kembali menuju ke resor tempat mereka beristirahat.

Menurut sumber-sumber di Direktorat Pertahanan Sipil di Yordania mengenai berita timur tengah, sebagian besar korban tewas dilaporkan adalah anak-anak sekolah di bawah usia 14 tahun. Para pejabat mengatakan, jumlah korban tewas diperkirakan meningkat seiring dengan usaha evakuasi dan penyisiran lokasi yang saat ini masih dilakukan. Kantor berita resmi Yordania Petra mengatakan 37 orang siswa, bersama dengan tujuh orang dewasa, sedang melakukan tur di daerah dekat Laut Mati ketika hujan lebat menerpa dan menyebabkan banjir bandang di daerah itu.

Ghazi al-Zaben, menteri kesehatan Yordania, sebelumnya mengatakan bahwa 11 orang juga terluka, dan  21 orang peserta tur sekolah itu berhasil diselamatkan pada Kamis malam. Sejumlah keluarga yang sedang berpiknik di tujuan wisata populer tersebut juga berada di antara mereka yang tewas dan terluka, kata regu penyelamat, tanpa memberikan rincian angka.

Kantor berita Petra mengatakan Perdana Menteri Yordania Omar Razzaz langsung menuju tempat kejadian untuk mengawasi misi penyelamatan. Raja Abdullah juga membatalkan perjalanan ke Bahrain untuk mengikuti proses operasi penyelamatan, Petra melaporkan.

Dilaporkan pula bahwa pihak berwenang Yordania juga meminta bantuan Israel dalam upaya pencarian dan penyelamatan korban. Israel setuju untuk mengirim helikopter pencarian-dan-penyelamatan serta pasukan penyelamat untuk membantu proses evakuasi dan penyisiran lokasi, demikian pernyataan resmi militer Israel yang dirangkum www.matamatapolitik.com.

Dikatakan bahwa tim Israel, beroperasi di sisi Laut Mati Yordania, di mana sebuah bus yang membawa para siswa dan guru-guru disapu ke lembah oleh air hujan yang sangat deras. Diperkirakan hujan lebat akan terus berlanjut di seluruh wilayah itu hingga Jumat ini. Untuk sementara para korban masih dirawat dan dikumpulkan di rumah sakit di sekitar daerah Laut Mati. Sementara usaha pencarian akan terus berlanjut untuk mengevakuasi para korban.

Demikian berita yang dapat disampaikan untuk saat ini mengenai berita timur tengah. Pasca penyelamatan akan selalu dikabarkan melalui www.matamatapolitik.com akan terus di-update segera