Setiap orang pasti ingin memiliki dana darurat untuk memenuhi kebutuhan mendesak di masa depan. Bisa untuk biaya pendidikan anak, berobat, renovasi rumah, atau hal-hal penting lainnya. Sayangnya, hal yang sulit dari menabung adalah Anda bebas mengambilnya kapan saja.

Bahkan ketika bunga yang didapatkan belum maksimal. Hal ini berbeda dengan bunga deposito yang lebih tinggi karena adanya jangka waktu. Deposito dan tabungan memang memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Namun, ada baiknya untuk mempelajari keduanya dengan baik sehingga Anda tidak salah pilih dalam mengambil keputusan. 

Mengenal Macam-macam Deposito

bunga deposito
Bunga deposito

Deposito semakin diminati karena keuntungan yang diperoleh bisa lebih tinggi. Dilihat dari jenisnya, ada 4 macam deposito yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan. Ada deposito berjangka, Deposito on Call, Deposito Automatic Roll Over, dan Sertifikat Deposito. 

Pada umumnya semua deposito memiliki jangka waktu untuk bisa dicairkan. Bedanya, jika Anda menggunakan Deposito On Call, jatuh temponya sangat singkat yaitu antara 3 sampai 30 hari. 

Sedangkan untuk deposito Automatic Roll Over, deposito Anda akan otomatis diperpanjang jika saat jatuh tempo belum ada konfirmasi terkait pencairan. Di sisi lain, Sertifikat Deposito memiliki sertifikat yang bisa diperjualbelikan atau dipindahtangankan.

Apa Saja Perbedaan Tabungan dan Simpanan?

Jika Anda masih bingung untuk memilih membuka tabungan atau simpanan, 4 perbedaannya di bawah ini mungkin bisa membantu Anda menemukan titik temu:

Jangka Waktu Simpanan

Anda bisa mengambil tabungan sewaktu-waktu, tetapi Anda tidak bisa mengambil deposito jika jangka waktunya belum berakhir. Jangka waktu deposito akan beragam, hal itu sesuai dengan kesepakatan Anda dengan pihak bank. Jangka waktu yang berkisar antara 1, 3, 6, 12, hingga 36 bulan.

Dilihat dari jangka waktunya, deposito bisa menjadi solusi tepat bagi Anda yang tidak bisa menabung dengan maksimal. Dengan adanya jangka waktu pencairan, Anda tidak akan semena-mena menggunakan uang yang didepositokan.

Minimal Setoran

Jika membuka tabungan minimal setorannya sangat rendah, deposito biasanya memiliki minimal setoran yang lebih tinggi dari tabungan. Hal itu bergantung dengan bank yang Anda pilih, karena setiap bank akan memiliki peraturan yang berbeda. 

Tingkat Suku Bunga

Dilihat dari tingkat suku bunga, tentu saja bunga yang dihasilkan dari deposito juga lebih tinggi. Besar kecilnya bunga akan dilihat dari jumlah uang yang Anda depositokan di bank. Semakin tinggi jumlah uang dan semakin lama Anda mendepositokan uang, maka bunga yang akan didapatkan juga semakin tinggi.

Tujuan 

Jika dilihat dari segi tujuan, deposito dan tabungan juga memiliki tujuan yang berbeda. Uang tabungan biasanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, atau dana mendesak tertentu karena bisa diambil kapan saja.

Berbeda dengan deposito yang tujuannya adalah untuk investasi, sehingga ada jangka waktu tertentu yang bisa Anda pilih untuk bisa mencairkan uang. Sebagaimana yang telah disinggung sebelumnya, adanya jangka waktu inilah yang membuat deposito memiliki bunga yang lebih tinggi.

Nah, jika Anda tertarik untuk membuka deposito, sekarang Anda bisa melakukannya secara online melalui layanan dari Bank Sinarmas. Deposito online sangat cocok bagi Anda karena prosesnya yang praktis, efisien, serta lebih menghemat waktu.

Anda bisa membuka deposito melalui Internet Banking atau aplikasi SimobiPlus yang bisa Anda unduh di Google Play Store atau App Store. Setelah mengetahui perbedaan tabungan dan deposito di atas, tentu Anda ingin memperoleh keuntungan tinggi berupa bunga deposito bukan?